[Cek Sperma] Panduan Tes Analisa Sperma di Lab - Smart Promil

[Cek Sperma] Panduan Tes Analisa Sperma di Lab


Bagi anda yang sedang melakukan promil cukup lama namun belum juga mendapatkan hasil bun, langkah awal yang harus anda lakukan adalah mengEVALUASI kualitas benih anda dan suami.

Dalam hal ini cek sperma dan melakukan test analisa sperma suami ke laboratorium.

Agar diketahui apakah ada masalah pada kualitas sperma suami, karena sperma adalah ELEMEN TERPENTING selain kualitas sel telur, untuk terjadinya sebuah kehamilan.

Artikel ini saya buat KHUSUS untuk memandu anda dan suami dalam melakukan tes analisa sperma ke lab, step by step.

Lanjutkan membaca untuk mengetahui langkah-langkahnya.

MENGAPA TES SPERMA ITU WAJIB 

Banyak pasangan merasa YAKIN kualitas sperma suami tidak ada masalah , padahal belum pernah memeriksakannya, karena berbagai alasan.

Paling umum alasannya adalah karena MALU atau karena sebelumnya sudah pernah memiliki anak.

Jangan melakukan kesalahan ini bun ya, karena ini sama saja anda GAMBLING atau taruhan.

Bayangkan jika anda merasa sperma suami baik-baik saja tanpa memeriksakannya, dan promil anda sudah jalan 10 tahun tanpa hasil.

Baru setelah 10 tahun anda tahu bahwa sperma suami bermasalah.

Hanya karena anda / suami tidak tahu perbedaan antara air mani dan sperma.

Anda telah membuang 10 tahun sia-sia, padahal selama 10 tahun ini kualitas sperma dan sel telur anda juga semakin menurun.

Yang mana artinya, peluang hamil anda semakin menurun pula.

Jadi, lakukan tes sperma SEDINI MUNGKIN diawal promil anda, agar secepatnya diketahui jika ada masalah dengan kualitasnya.

Agar anda tidak terkena berbagai masalah sperma seperti ini, dan buang waktu lebih banyak sia-sia.

PANDUAN CEK SPERMA DAN ANALISA SPERMA STEP BY STEP

Untuk melakukan tes analisa sperma, ada beberapa langkah yang harus anda dan suami lakukan bun ya.

Lakukan hal dibawah ini agar anda tidak bolak balik dan bertanya kepada dokter anda, terutama bertanya tentang prosedurnya.

Jika dijabarkan, berikut ini langkah yang harus anda lakukan:
  1. Pergi ke dokter SpOG / Androlog anda
  2. Minta Surat Rujukan
  3. Puasa Berhubungan Badan
  4. Pergi Ke Laboratorium Yang Ditunjuk
  5. Proses Pengeluaran Sperma
  6. Pengecekan Kualitas Sperma
  7. Membaca Hasilnya
  8. Biaya Yang Dibutuhkan Untuk Cek Sperma
Kita bahas satu persatu.

1. PERGI KE DOKTER SPOG ATAU ANDROLOG ANDA

Ini merupakan hal pertama yang harus anda lakukan sebelum anda melakukan cek analisa sperna ke lab.

Anda harus menemui dokter anda, bisa dokter SpOG atau Androlog ( spesialis kesuburan pria ).

Tujuannya, untuk mendapatkan pengarahan dan penjelasan, mengenai pentingnya melakukan cek analisa sperma saat promil.

Ini terutama jika suami susah untuk diajak melakukan cek sperma, baik karena malu atau karena merasa dirinya masih sehat dan subur.

Dokter dapat membantu anda menjelaskannya kepada suami, pentingnya melakukan test ini demi kelancaran promil anda.

Mungkin suami anda tidak akan mendengarkan penjelasan anda, 

Tapi suami pasti akan LEBIH manut dan mendengarkan arahan dari dokter anda =)

2. MINTA SURAT RUJUKAN UNTUK CEK LAB


Ada beberapa lab yang umumnya menolak untuk melakuan cek analisa sperma bila anda TIDAK memiliki surat rujukan dari dokter atau rumah sakit terkait.

Saya belum pernah menemui lab yang menerima pemeriksaan tanpa surat rujukan, jika anda silakan beritahu saya di bagian komentar.

Namun demi menjaga saja biar tidak bolak balik, sebaiknya anda minta ke dokter anda, untuk dirujuk ke laboratorium yang bekerjasama dengan rumah sakit tersebut.

Entah itu lab Prodia, Pramitha, Parahita, Chito Lab, dan semacamnya.

Dengan surat rujukan dari dokter, 99% umumnya lab akan menerima anda untuk melakukan cek analisa sperma suami.

3. LAKUKAN PUASA BERHUBUNGAN SEBELUM CEK SPERMA

Sebelum anda pergi ke lab untuk cek sperma suami, anda dan suami diWAJIBKAN untuk berpuasa melakukan hubungan badan, selama minimal 3-4 hari.

Lebih lama lebih bagus.

Agar sperma yang disimpan cukup banyak.

Umumnya saya rekomendasikan pembaca www.smartpromil.com untuk melakukan puasa berhubungan selama 7 hari penuh.

Tujuannya, agar suami dapat memproduksi sperma sebanyak mungkin dan menampungnya, agar lebih akurat dalam pemeriksaannya.

Karena pemeriksaan sperma membutuhkan sperma yang cukup banyak agar akurat.

Karenanya sebelum anda pergi ke lab yang ditunjuk dokter anda, lakukan puasa berhubungan 4-7 hari sebelumnya.

Misalnya jika anda menjadwalkan diri pergi ke lab hari sabtu, anda bisa mulai puasa berhubugnan sejak hari senin.

4. PERGI KE LAB YANG DITUNJUK DOKTER ANDA

Sebenarnya beberapa rumah sakit besar telah memiliki fasilitas internal lab, dimana anda bisa melakukan cek sperma di rumah sakit tersebut.

Namun umumnya ini hanya ada di rumah sakit yang besar atau rumah sakit pusat.

Jika anda menemui dokter di rumah sakit kecil atau klinik, umumnya anda akan dirujuk ke laboratorium yang bekerjasama dengan rumah sakit / klinik tersebut.

Laboratorium yang bekerja sama umumnya adalah:
  • PRODIA
  • PRAMITHA
  • PARAHITA
  • CHITO LAB
  • HILAB
  • PRIMADIA LAB
  • SIAGA MEDIKA
  • BIO MEDIKA
  • CAYA MEDIKA
  • LAB KLINIK GUNUNG SAHARI
  • DLL
Harap pergi ke laboratorium yang ditunjuk oleh dokter anda, karena umumnya rumah sakit / klinik tersebut telah bekerjasama dengan lab tersebut.

Plus, jika bekerjasama anda terkadang bisa mendapatkan potongan harga / diskon, jadi lebih murah.

5. PROSES PENGELUARAN SPERMA

Setelah sampai dan mendaftar ke lab, suami anda akan diberikan wadah khusus dengan label waktu dan jam pengeluaran spermanya.

Suami akan diminta untuk mengeluarkan spermanya di ruangan khusus.

Ruangan ini terjaga privasinya, jadi sangat tertutup.

Dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi, dan televisi / buku dewasa untuk membantu suami mengeluarkan spermanya.

Pengeluaran, dilakukan dengan cara masturbasi.

Bisa dilakukan sendiri oleh suami, atau dibantu istri bila memang kesulitan.

Begitu sperma dikeluarkan, HARUS langsung ditampung dan ditutup, dan HARUS langsung diserahkan kepada petugas diluar untuk langsung diperiksa.

Ini karena sperma tidak bisa bertahan lama di udara terbuka.

Oiya, yang dimaksud sperma ini "SEL SPERMA" nya bun ya, BUKAN cairan yang dikeluarkan oleh suami tersebut.

Untuk mengetahui bedanya, silakan baca di artikel "Ini Perbedaan Air Mani Dan Sperma" ini.

6. PENGECEKAN KUALITAS SPERMA

Setelah sperma ditangan petugas, mereka akan melakukan analisa kualitas sperma anda dibawah mikroskop diruangan khusus.

Anda bisa menunggu diruang tunggu, atau anda bisa pulang dan mengambil hasilnya kemudian.

Jika prosesnya lama, umumnya anda akan dianjurkan untuk pulang dulu, dan kembali di jam yang telah ditentukan.

Di jam yang telah ditentukan, anda bisa mengambil hasilnya di lab yang sama.

7. MEMBACA HASILNYA


Anda akan diberikan kertas laporan khusus berisi data-data kualitas sperma suami anda.

Mulai dari banyaknya sperma, bentuk spermanya, kecepatan dan daya renang spermanya, banyaknya sperma per mili air mani, dan sebagainya.

Selengkapnya tentang cara membaca hasil tes sperma ini, saya buatkan panduannya di artikel "[Panduan Singkat] Cara Membaca Hasil Tes Sperma".

Jadi anda bisa membaca sendiri.

Tapi anda juga bisa membawa kertas hasil periksa ini ke dokter anda sebelumnya, untuk mendapatkan penjelasan yang lebih jelas.

8. BIAYA CEK SPERMA

Untuk biaya yang dibutuhkan umumnya berbeda pada tiap laboratorium atau rumah sakit.

Biaya tes sperma di rumah sakit umumnya juga lebih murah daripada di lab swasta, dan biaya di lab swasta berbeda-beda dari lab satu dan lab yang lainnya.

Misalnya, jika tes dirumah sakit, biayanya berkisar 100.000 - 200.000 saja, di lab swasta bisa berkisar antara 250 - 350.000

Ini karena lab swasta peralatannya lebih lengkap dan memberikan hasil yang lebih akurat.

Untuk gambaran biaya cek sperma di Indonesia, saya share di artikel "[Daftar Estimasi] Biaya Cek Sperma Di Indonesia".

Silakan baca jika anda berencana melakukan cek sperma bersama suami ke lab.

KESIMPULAN AKHIR

Jangan takut untuk melakukan cek sperma sedini mungkin demi promil yang berkualitas, karena semakin cepat cek sperma dilakukan, semakin cepat pula diketahui bila ada masalah dengan kualitas spermanya.

Kualitas sperma yang bermasalah, dapat diatasi tergantung dari tingkat keparahannya.

Misalnya jika yang bermasalah adalah "Jumlah" spermanya alias Oligospermia, umumnya dengan memperbaiki menu makanan dan suplementasi sudah sangat membantu sekali.

Termasuk masalah ringan adalah mani encer atau biasa disebut sperma encer, yang solusinya sudah saya buatkan di artikel "Cara mengentalkan sperma [dalam 7 hari]".

Namun jika masalahnya lebih berat seperti bentuk sperma bermasalah ( Teratozoospermia ) atau tidak adanya sperma didalam air mani ( Azoospermia ), maka dibutuhkan pengobatan yang lebih intensif dan lengkap.

Tentang jenis masalah ini nanti saya paparkan di artikel "Berbagai Jenis Kelainan Sperma Yang Dapat Dialami Suami",  klik saja untuk mengetahui apa saja jenisnya.
Tidak ada komentar:
Write comments