[Panduan Singkat] Cara Membaca Hasil Tes Sperma - Smart Promil

[Panduan Singkat] Cara Membaca Hasil Tes Sperma


Setelah anda dan suami melakukan cek analisa sperma di lab, anda akan mendapatkan hasil atau report dari cek sperma suami anda.

Bentuknya serupa dengan gambar diatas, bervariasi dari setiap lab yang anda kunjungi.

Setelah anda mendapatkan hasil ini, anda bisa memberikannya kepada dokter androlog suami lagi untuk dibantu membaca hasil dan mendapatkan arahan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Namun jika anda penasaran tentang gambaran hasilnya, di artikel ini saya berikan sedikit panduan singkat untuk membaca hasil cek analisa sperma suami anda.

Agar anda setidaknya sedikit tahu, apa yang sedang dialami oleh suami anda.

Lanjutkan membaca.

CARA MEMBACA HASIL TES SPERMA DARI LABORATORIUM

Umumnya bun, hasil tes sperma yang dikeluarkan oleh lab akan terlihat seperti ini :

hasil tes sperma smartpromil

Silakan klik gambarnya untuk memperbesar.

Seperti anda liat diatas, banyak sekali istilah-istilah yang mungkin anda tidak mengerti yang akan kita bahas satu persatu.

Bagian 1:

Jam Pengumpulan

Merupakan waktu dimana usaha sperma dikeluarkan oleh suami anda, diruangan khusus yang ada di lab dan diterima oleh petugas lab.

Umumnya dianjurkan untuk melakukan pengeluaran ini pagi hari antara jam 7 pagi sampai jam 9 pagi karena kualitas spermanya masih fresh.

Jam Penerimaan

Merupakan waktu dimana sampel sperma diterima oleh petugas laboratorium. Sampel HARUS diterima petugas secepatnya setelah dikeluarkan agar kualitas sperma masih dalam keadaan terbaik.

Ini karena sperma tidak dapat bertahan lama di udara terbuka.

Jam Pemeriksaan

Merupakan jam dimana sampel sperma dilakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh petugas diruangan khusus, menggunakan mikroskop.

Sampel dites dengan standar operasional yang telah ada dan berlaku internasional.

Tertampung

Dimaksudkan bahwa semua sampel sperma yang dikeluarkan oleh suami anda, tertampung lengkap di wadahnya tanpa ada yang tertinggal atau tercecer.

Cara Pengeluaran

Masturbasi merupakan cara umum pengeluaran sperma yang dilakukan oleh laki-laki, yaitu dengan merangsang diri sendiri menggunakan tangan.

Umumnya bisa dibantu dengan membaca buku dewasa atau menonton video dewasa, yang biasanya juga sudah disediakan oleh lab diruangan khusus.

Tempat

Merupakan wadah dari sampel sperma yang akan dites. Wadah ini merupakan wadah yang khusus dan telah dirancang sebagai media menampung sperma yang telah steril dan terstandarisasi.

Puasa Seksual

Merupakan puasa berhubungan yang umumnya dianjurkan sebagai syarat untuk melakukan cek sperma. Umumnya puasa berhubungan yang dianjurkan adalah antara 3 - 7 hari.

Semakin lama semakin baik.

Bagian 2.

Volume

Merupakan jumlah volume atau banyaknya sperma yang diterima didalam wadah sampel. 

Minimal yang harus ada adalah 2ml, dalam contoh diatas jumlahnya 3.4ml yang artinya sangat mencukupi dan memenuhi syarat.

Bau

Khas, yang berarti baunya wajar seperti bau sperma pada umumnya serta tidak memiliki bau yang aneh atau tidak wajar.

Warna

Merupakan warna dari sampel sperma yang diterima yang umumnya warna normal adalah putih keabu-abuan.

PH

PH merupakan satuan derajat keasaman atau kebasaan suatu zat, dalam hal ini derajat keasaman atau kebasaan dari air maninya.

Nilai rujukan normal adalah 7.2 - 7.8, diantara angka tersebut dinilai normal.

Laporan Mikroskopis

Laporan mikroskopis merupakan laporan dari karakteristik sperma yang dites dalam sampel.

Liquifaksi

Liquifaksi adalah proses pencairan atau pengenceran sperma dalam hitungan menit. Umumnya sperma akan mencair dan encer dalam 1 menit setelah terkena udara bebas.

Semakin tinggi liquifaksi, artinya sperma semakin kental yang mungkin terdapat gangguan.

Konsentrasi

Merupakan satuan JUMLAH dari sel sperma dalam setiap 1 ml air mani dari sample yang diterima dengan nilai rujukan normal minimal adalah 20 juta per ml.

Hasil diatas menunjukkan hasil 20.8 juta yang mana artinya memenuhi syarat.

Laporan Motilitas

Laporan motilitas merupakan kemampuan berenang dan daya gerak sperma.

Bergerak Cepat & Maju Lurus (A)

Merupakan laporan karakteristik daya dan kemampuan gerak sperma dalam berenang dengan cepat kearah depan.

Nilai rujukan minimalnya adalah 25% yang mana artinya dari 20 juta per ml, harus ada 5 juta yang bisa berenang maju lurus kedepan.

Dari laporan diatas, hasil pemeriksaan menunjukkan 0% sperma dengan kemampuan ini, yang artinya ada masalah dengan daya dan kemampuan berenangnya.

Bergerak Lambat Atau Sulit Maju Lurus (B)

Merupakan kebalikan dari nilai diatas, yang artinya adalah laporan dari sperma yang gerakannya lambat dan berenangnya berbelok-belok.

Laporan diatas menunjukkan sperma yang ada dikategori ini jumlahnya 21% yang artinya cukup bagus, artinya sedikit sperma yang seperti ini.

A + B

Merupakan gabungan dari kedua laporan diatas, yang artinya kombinasi dari A + B.

Bergerak Ditempat (C)

Merupakan laporan dari sperma yang tidak bisa berenang dengan baik dan HANYA bisa bergerak ditempat saja.

Jumlahnya 26% yang mana masih dapat ditolerir.

Tidak Bergerak (D)

Merupakan sperma yang tidak dapat berenang alias tidak bergerak sama sekali, bisa jadi mati.

Nilai yang ada dilaporan diatas adalah 53% yang mana artinya separuh lebih spermanya tidak bergerak.

Aglutinasi

Aglutinasi atau penggumpalan adalah satuan untuk melihat kadar aglutinin atau antiodi didalam sperma.

Semakin tinggi penggumpalan yang ada, sperma semakin tidak dapat berenang dengan baik.

hasil tes sperma smartpromil
Bagian 3.

Leukosit

Leukosit adalah sel darah putih yang umumnya berfungsi melawan bakteri. Jika terdapat banyak leukosit didalam sperma, dapat mengganggu kemampuan sperma dalam membuahi sel telur.

Hasil diatas menunjukkan tidak ada leukosit yang artinya tidak ada infeksi yang terjadi.

Viabilitas

Viabilitas merupakan satuan ketahanan hidup sperma, dimana semakin tinggi nilainya artinya daya tahan hidup sperma semakin tinggi.

Dan semakin rendah, artinya sperma sangat rapuh dan mudah mati.

Nilai diatas menunjukkan viabilitas sperma adalah 45% dari batas normal 75%, yang berarti spermanya lemah dan mudah mati.

Laporan Morfologis

Laporan Morfologis merupakan BENTUK dari sperma yang dites dalam sampel.

Normal

Merupakan JUMLAH sperma yang memiliki bentuk normal.

Dari laporan diatas nilai yang didapatkan adalah 5% dari angka minimal 30% yang artinya 95% sperma yang ada dalam sampel bentuknya tidak normal.

Abnormal

Merupakan JUMLAH dari sel sperma yang tidak normal.

Dari laporan diatas didapatkan jumlahnya adalah 95% dari sampel yang ada.

KESIMPULAN

Dan kesimpulan dari laporan diatas, berdasarkan dari semua hasil yang tertera pada laporan hasil tes sperma diatas yang bersangkutan menderita :

"ASTHENOZOOSPERMIA"

Atau sperma memiliki bentuk yang tidak wajar.

Umumnya bentuk sperma yang tidak wajar ini diakibatkan oleh makanan, gaya hidup dan pekerjaan yang tidak sehat dan mendapatkan paparan kimia.

Misalnya merokok, radiasi, bekerja di bidang kimia, makan makanan yang tidak alami dan semacamnya.

Selain asthenozoospermia, masih terdapat BANYAK jenis masalah sperma seperti Azoospermia, oligospermia, dan lain lain.

Kesemuanya sudah saya rangkung di artikel "[Semua Jenis] Kelainan Sperma Yang Dapat Menyerang Suami Anda".

Silakan klik untuk membacanya.

Dan begitulah cara membaca hasil tes sperma secara singkat.

Untuk penjelasan lebih jelas dan mendalam tentang tiap elemen didalam laporan ini, silakan berikan laporan hasil tes sperma anda ke dokter yang menangani suami anda.
Tidak ada komentar:
Write comments